Menerapkan Strategi Marketing Melalui Sosial Media untuk Sales Pemula 

Uploaded by ZakaFahmi

March 6, 2023

Menerapkan Strategi Marketing Melalui Sosial Media untuk Sales Pemula 

By: Markis Xido Merdani 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sosial media merupakan instrumen penting bagi kehidupan manusia saat ini.

Perkembangan sosial media dari masa ke masa telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan manusia. Melalui sosial media, beragam informasi dapat dengan mudah kita akses, hanya melalui gadget saja. Cukup sekali klik, kita bisa menemukan berbagai informasi terupdate mengenai edukasi, olahraga, kesehatan dan bisnis.

Selain itu, sosial media juga memberikan kemudahan bagi kita dalam berkomunikasi dengan orang-orang yang jaraknya terpaut jauh dari lokasi kita. 

Mudahnya komunikasi jarak jauh membuat banyak perusahaan gencar mempromosikan produknya melalui jejaring sosial media. Kegiatan promosi melalui sosial media memang memiliki efektivitas lebih tinggi dibanding cara promosi konvensional. Promosi melalui cara daring dianggap lebih menguntungkan karena tidak membuang banyak waktu dan tenaga serta bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun tanpa menyusun rangkaian kegiatan acara.

Dalam kegiatan promosi, perusahaan memerlukan Penjual yang dapat memikat calon pembeli yang menjadi target pasar mereka. Penjual yang mempromosikan produk melalui sosial media biasanya disebut sebagai sales marketing. Mereka ditugaskan oleh korporasi tertentu untuk menjalankan strategi pemasaran dan penjualan. 

Perusahaan tak sembarangan dalam memilih jasa sales yang akan mereka pakai. Terlebih dahulu, perusahaan akan menilai dan menentukan layak atau tidaknya sales dari reputasi dan kemampuan komunikasi yang mereka miliki, serta kemampuan menciptakan strategi yang unik tetapi masih relevan dengan keadaan saat ini.

Ada lima strategi pemasaran yang biasa digunakan sales jika ingin mendapat banyak pembeli di sosial media. Apa Saja Itu?…..

Baca juga :   keuntungan menggunakan VPS KVM dari pada VPS yang lain

1.Influence Them with Humor

Kebanyakan iklan produk yang viral di Indonesia disajikan dengan video yang menggunakan pendekatan humor. Terbukti banyak sekali sales yang mendadak viral dari live streaming karena berhasil melakukan suatu hal yang lucu, yang secara tidak langsung mengakrabkan diri mereka dengan pelanggan. 

Pelanggan yang tertarik, kemungkinan besar akan men-share iklan yang dilihat ke teman/keluarga mereka sehingga komunikasi melibatkan orang ketiga akan terjadi dan ketika membutuhkan barang, ingatan mengenai brand produk yang diiklankan melalui humor akan mempengaruhi pikiran bawah sadar pelanggan untuk membeli produk.

2.ACT and Believe 

Kata-kata tidaklah cukup, untuk membuat calon pembeli percaya, maka sales juga harus melakukan tindakan yang dapat mempengaruhi mereka untuk percaya padanya. Tindakan yang sering dilakukan sales adalah menggunakan produk sembari mengkomunikasikannya ketika iklan sedang berlangsung. Cara tersebut terbukti efektif, pelanggan menjadi lebih percaya dengan produk yang ditawarkan, dibanding perkataan yang hanya melebih-lebihkan manfaat suatu produk.

3.Scarcity Effect 

 

Scarcity Effect merupakan teknik marketing yang dibuat berdasarkan aspek psikologi manusia. Scarcity Effect memanfaatkan rasa takut manusia yang paling dalam ( Kehilangan sesuatu) untuk mendorong pelanggan membeli produk yang ditawarkan. Sales biasa menggunakan kata “Hanya hari ini saja” atau “Barang hanya tersisa satu” ketika mengkomunikasikannya melalui sosial media.

4.The Right Keywords

Terlihat simpel tetapi memiliki pengaruh yang besar. Sales harus mengetahui apa yang diinginkan pembeli untuk menemukan kata kunci yang dapat menembus kepala konsumen. Kata kunci memiliki kekuatan untuk membangkitkan minat belanja pembeli. Dibanding menyebutkan keunggulan produk satu persatu, iklan lebih baik dipaparkan dengan satu kalimat yang jelas. Ketika kata kunci disandingkan dengan produk yang tepat, satu kata kunci dapat meningkatkan penjualan secara drastis.

Baca juga :   MELESATNYA TEKNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Nah, dengan adanya sosial media, sales dapat lebih mudah melakukan penjualan dan pemasaran produk. Banyaknya aplikasi yang dilengkapi fitur penjualan canggih (Shorts, Live streaming, dan feed) seperti tiktok, Instagram, dan Facebook tentu memberikan kemudahan bagi kamu untuk menarik perhatian dan meyakinkan buyer agar membeli produk yang ditawarkan.

Jika produk berhasil terjual, perusahaan akan memberikan intensif (Uang atau produk serupa) kepada kamu sebagai apresiasi karena telah membantu perusahaan mencapai target yang mereka inginkan. Intensif yang diberikan merupakan pembagian hasil dari produk yang berhasil dijual. Semakin banyak produk terjual, maka jumlah intensif yang diberikan akan semakin besar, begitu juga sebaliknya.

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *