Mengenal analisis teknikal candlestick

Uploaded by ZakaFahmi

October 14, 2022

Di lansir dari Finex —- Dalam analisis teknikal ada salah satu alat yang biasa digunakan untuk menilai pergerakan harga saham yaitu analisis grafik harga saham. Analisis grafik harga saham ini bisa menggunakan berbagai macam jenis grafik  mulai dari line chart, bar chart, dan tentu saja candlestick chart.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Candlestick adalah salah satu jenis grafik harga saham yang digunakan dalam analisis teknikal yang menunjukkan harga tertinggi, terendah, pembukaan, dan penutupan dari suatu saham pada periode waktu tertentu.

Saat menganalisis jenis dan kombinasi candlestick, Anda bisa memprediksi pergerakan pasar selanjutnya. Kombinasi ini disebut dengan pola. Secara umum, pola candlestick terbagi menjadi Pola pembalikan (reversal pattern) dan Pola lanjutan (continuation pattern). Dini kami membahas enam pola candlestick: shooting star, hammer, hanging man, morning star, evening star, doji.

Silakan lihat gambar tentang struktur dan elemen penting dari candlestick:

Candlestick memetakan perubahan harga dalam periode tertentu. Di MT4 Anda bisa melihat 9 periode, atau juga disebut dengan timeframe. Timeframe tersebut terdiri atas 1, 5, 15, 30 menit, 1 jam dan seterusnya hingga 1 bulan.

Semakin besar timeframe, semakin kuat sinyal yang diberikan candlestick. Timeframe mingguan dan bulanan memberikan sinyal yang paling akurat, trader pro biasanya trading dalam jangka waktu yang lama dengan jumlah besar. Direkomendasikan untuk melakukan prediksi dengan menggunakan timeframe tidak kurang dari satu jam jika menginginkan hasil analisis yang nyata,

Pola pola candlestick

Shooting star

  1. Sinyal ini terdiri atas satu candle yang bisa Anda lihat pasca-tren bullish yang panjang.
  2. Candle bisa memiliki warna yang berbeda, tetapi sinyal bearish akan lebih kuat dibandingkan bullish.
  3. Bentuk body candle mirip persegi.
  4. Upper shadow candle minimal 2 kali lebih besar dari body. Upside shadow bisa sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Jenis candle ini (dengan satu long shadow) juga bisa disebut dengan pin bar.
Baca juga :   MENGGALI CUAN DENGAN TEKNOLOGI DI MASA KINI 

Shooting star merupakan salah satu sinyal bearish dan mengindikasikan penurunan harga lebih lanjut. Ketika hendak membuka transaksi, sebaiknya menunggu konfirmasi pembalikan tren – candle bearish berikutnya.

Hammer

  1. Hammer adalah pin bar yang muncul pasca-jatuhnya tren bearish, yang mengindikasikan kondisi pembalikan arah tren.
  2. Bentuk body candle mirip persegi.
  3. Dapat berupa candle bearish ataupun bullish, tapi umumnya lebih kuat bullish.
  4. Upside shadow yang panjang menandakan bahwa penjual mendorong harga untuk turun, tetapi bulls selalu berhasil membalik dan menuntun harga untuk naik sampai di atas harga pembukaan candle. Upper shadow bisa sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.

Untuk lebih amannya, sebaiknya menunggu konfirmasi dan baru membuka transaksi setelahnya. Adapun konfirmasi yang tepat adalah pada candle bullish berikutnya. Dan akan lebih baik lagi bila harga penutupan dari candle yang selanjutnya lebih tinggi dari harga pembukaan dari candle sebelum pola hammer.

Hanging man

  1. Jenis pin bar ini mirip dengan hammer, tapi diterapkan pasca-bangkitnya tren bullish.
  2. Merupakan sinyal pembalikan.
  3. Konfirmasi yang tepat untuk sinyal ini adalah berupa candle bearish yang selanjutnya dengan penutupan harga lebih rendah dari harga penutupan dari candle sebelum pola hanging mani.

Salah satu pola candlestick paling berpotensi dan secara praktis konfirmasi pembalikan trennya mendekati sempurna adalah morning star dan evening star.

Morning star

  1. Bentuk body candle bearish pertama besar.
  2. Setelah gap body candle kecil apa pun warnanya.
  3. Setelah gap lain, ada candle bullish yang besar, tumpang tindih atau berukuran sama dengan yang pertama. Kondisi utamanya adalah gap antara dua candlestick yang berdekatan.
  4. Tapi mereka tidak tumpang tindih. Jika demikian, formasinya dapat dianggap komplet. Sehingga shadow dari star dapat diabaikan.
Baca juga :   PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI KEHIDUPAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA

Evening star

  1. Pola ini merupakan kebalikan dari morning star dalam tren bullish.
  2. Bentuk body candle bullish pertama besar.
  3. Setelah gap dengan candle sebelumnya, ada body kecil dari candle kedua apa pun warnanya.
  4. Setelah gap lain, ada candle bearish yang besar, tumpang tindih atau berukuran sama dengan yang pertama.
  5. Morning dan evening star yang paling menyilaukan adalah yang ditengah-tengahnya terlihat candle doji.

Doji

  1. Disebut juga candle yang tak menentu, di situ harga pembukaan dan penutupannya sama atau hampir sama.
  2. Body candle sangat pendek.
  3. Upper dan upside shadow candle nyaris sama.
  4. Doji itu ibarat lampu lalu lintas warna kuning. Pada momen ini, kekuatan pembeli dan penjual seimbang dan berjeda.

 

Jika ingin lanjut silahkan komen dibawah sini ?…

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *